Daddy Long-Legs



“Menjalani hidup seperti yang tertera di dalam buku jauh lebih menyenangkan daripada menulisnya.” (hal. 59)


Penulis: Jean Webster
Penerjemah: Ferry Halim
Penyunting: Ida Wajdi
Pewajah isi: Aniza Pujiati
Penerbit: Atria
Cetakan: Februari 2010
Jumlah hal. : 235 halaman
ISBN: 978-979-1411-83-7

Jerusha Abbott (dia lebih suka dipanggil Judy) sudah mencapai usia kedaluarsa di Panti Asuhan John Grier. Artinya, dia seharusnya tidak boleh tinggal di sana lagi. Untunglah salah seorang dewan pengawas Panti Asuhan John Grier menawarkan kesempatan untuk mengirim Judy Abbott ke perguruan tinggi.

Satu-satunya syarat yang diminta adalah gadis itu harus menulis surat pada dewan pengawas tersebut setiap bulan. Si Tuan Budiman yang tidak mau diketahui jati dirinya itu cuma sempat dilihatnya dari jarak jauh, dan dia memiliki tungkai kaki yang luar biasa panjang—mirip laba-laba—sehingga Judy menyebutnya “Daddy-Long-Legs”.

Hidup Judy di perguruan tinggi diramaikan oleh teman-teman, pelajaran, pesta, dan persahabatan dengan si ganteng Jervis Pendleton yang kian bertumbuh. Dengan adanya begitu banyak hal yang terjadi dalam hidupnya, Judy hampir tidak bisa berhenti menulis!

***
Judy adalah anak panti yang mendapatkan keberuntungan. Ia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dari Daddy Long-Legs. Gelar ini ia berikan berdasarkan deskripsi sekelebat penyokongnya yang aneh. Ya aneh, karena syarat yang harus dipenuhi Judy untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut hanyalah kewajiban untuk selau menulis surat pada pria tersebut.

Setelah itu, kita akan disuguhi cerita-cerita tentang kehidupan Judy di perguruan tinggi. Perasaannya saat bergabung dengan anak-anak perempuan normal yang memilii orang tua dan bahkan sebagia besar dari mereka berasal dari keluarga yang kaya dan terpandang. Ada pula cerita persahabatan Judi dengan Sallie McBride serta hubungan Judy dengan keluarga Pendleton khususnya Julia Pendleton dan Jervie Pendleton.

Novel ini menyuguhkan cerita tentang kehidupan Judy sejak ia masuk ke perguruan tinggi hingga lulus dari perguruan tinggi. Perjuangan Judy sebagai anak panti asuhan yang harus beradaptasi dengan kehidupan “elite” yang ia dapati di perguruan tinggi. Perjuangan Judy mengejar ketertinggalan pengetahuannya daripada teman-temannya yang lain terkait sastra klasik yang banyak dibaca oleh gadis-gadis dari keluarga kaya tersebut.


“Terima kasih karena telah membuat seorang siswa tingkat pertama yang sakit, jengkel, dan merana menjadi ceria. Mungkin, Anda memiliki banyak saudara dan sahabat yang mencintai Anda, dan Anda tidak tahu bagaimana rasanya kesepian. Tapi saya tahu.” (hal. 56)

“Kita membutuhkan karakter yang kuat bukan cuma untuk menghadi masalah-masalah besar dalam hidup ini. Setiap orang bisa bertahan terhadap terpaan krisis dan hantaman tragedi dengan keberanian. Namun, untuk mampu menghadapi gangguan-gangguan kecil sehari-hari dengan gelak tawa –menurut saya hal ini benar-benar membutuhkan semangat baja.” (hal. 63)
Baca selengkapnya »

Hai, Miiko! Vol.26



cover Hai, Miiko

Judul asli: Kocchimuite Miiko Vol.26
Pengarang: Eriko Ono
Alih bahasa: Widya Anggaraeni
Editor: Marin Hermanto
Artistik: Ikmal Aldwinsyah
Penerbit: M & C Komik (Gramedia)
Cetakan: Pertama 2014
Jumlah hal. : 188 halaman
ISBN:

Ini pertama kalinya saya mereview komik. Jadi, maaf jika ternyata rasanya berbeda dengan review-review saya sebelumnya. Trus kok nggak ada blurb-nya? Ini karena Miiko edisi ini termasuk edisi spesial. Hai, Miiko vol. 26 ini edisi khusus “Hai, Miiko Indonesian Tour 2013”. Jadi Ono-sensei menuangkan pengalamannya saat datang untuk Meet & Greet di Jakarta pada Juni 2013. So, dibelakangnya tidak ada blurb, sebagai gantinya bagian belakang cover dipenuhi dengan foto-foto saat Ono-sensei datang ke Jakarta.
edisi khusus
***
Di volume 26 ini ada 10 cerita plus 1 cerita yang dibuat Ono-sensei tentang Meet & Greet di Indonesia. Oiya, dari 10 cerita Miiko kali ini ada satu yang berjudul “Ikut Meet & Greet!”, wah mungkin terinspirasi sama pengalaman saat di Jakarta ya (^_^)

Baca selengkapnya »

The Mysterious Benedict Society & The Perilous Journey




Terjemahan: Persekutuan Misterius Benedict dan Perjalanan Maut
Penulis: Trenton Lee Stewart
Penerjemah: Maria M Lubis
Penyunting: Nadya Andwiani
Ilustrasi dan design cover: Ella Elviana
Penerbit: Matahati
Cetakan: Pertama, Januari 2010
Jumlah hal.: 546 halaman
ISBN: 602-8590-06-1
Persekutuan Misterius Benedict berkumpul lagi. Mereka akan merayakan peringatan setahun mereka berkumpul dan keberhasilan mereka membongkar suatu konspirasi jahat—dengan mendapatkan hadiah berupa suatu perjalanan misterius dari Mr. Benedict.

Sayangnya, semua menjadi kacau dengan menghilangnya Mr. Benedict dan Nomor Dua. Yang anak-anak miliki hanyalah petunjuk-petunjuk Mr. Benedict yang harus mereka pecahkan, yang akan membawa mereka ke tempat dia berada, di suatu tempat terpencil yang tidak terpetakan.

Dan bukan suatu kejutan, mereka ternyata berhadapan dengan musuh lama mereka—Mr. Curtain yang jahat, beserta orang-orang bayarannya, para Manusia Sepuluh yang sangat berbahaya!
***

Setelah berhasil menggagalkan rencana Mr. Curtain di ke Learning Institute for the Very Enlightened (L.I.V.E) dalam buku The Mysterious Benedict Society , keempat orang sahabat Reynie, Sticky, Kate, dan Constance (yang dalam tulisan ini kadang saya gabungkan sebagai The Mysterious Benedict Society) berpisah. Reynie diadopsi oleh Miss Perumal yang disayanginya, Kate yang bertemu kembali dengan Ayahnya, Sticky yang kembali tinggal dengan orang tuanyan dan Constance yang (masih dalam proses) diadopsi oleh Mr. Benedict; merasa rindu untuk berkumpul kembali. Jadi untuk merayakan 1 tahun perpisahan mereka, Mr. Benedict menyiapkan sebuah kejutan untuk mereka.

Namun sebelum mereka mengetahui kejutan tersebut, Mr. Benedict dan Nomor Dua menghilang. Dan ternyata dalang dari hilangnya Mr. Benedict adalah Mr. Curtain. Saat itu, tidak ada yang tahu dimana keberadaan Mr. Benedict. Akhirnya mereka pun menyusuri jejak yang ditinggalkna oleh Mr. Benedict. Sebenarnya jejak tersebut adalah petunjuk yang disiapkan oleh Mr. Benedict agar anak-anak bisa mendapatkan kejutannya. Namun sayangnya, perjalanan yang harusnya menjadi kejutan tersebut malah menjadi sebuah perjalanan “hidup-mati” untuk mereka, Mr. Benedict, dan Nomor Dua.

Baca selengkapnya »

The Mysterious Benedict Society



Terjemahan: Persekutuan Misterius Benedict
Penulis: Trenton Lee Stewart
Penerjemah: Maria M Lubis
Penyunting: Nadya A
Ilustrasi dan design cover: Ella Elviana
Penerbit: Matahati
Cetakan: April 2011
Jumlah hal.: 576 halaman
ISBN: 979-1141-34-7
"APAKAH KAU SEORANG ANAK BERBAKAT YANG MENCARI KESEMPATAN ISTIMEWA?"

Ketika iklan tersebut muncul di suratkabar, ratusan anak berbondong-bondong mengikuti beberapa tes yang misterius dan menguras otak. Tetapi pada akhirnya, hanya ada empat anak istimewa yang akan lolos dan bergabung dalam misi berbahaya yang hanya bisa diselesaikan oleh anak-anak paling cerdas dan paling kreatif.

Misi yang dimotori oleh seorang genius bernama Mr. Benedict.

Mereka harus menyusup ke dalam Learning Institute for the Very Enlightened, dan membongkar konspirasi jahat yang akan mengacaukan dunia.
***
Reynie adalah seorang anak yang tinggal di Panti Asuhan Stonetown. Ia merasa dan diperlakukan berbeda oleh teman-temannya karena dianggap berbeda. Hal ini ada hubungannya dengan kecerdasan dan kepekaan Reynie yang melibihi anak-anak seusianya. Sejujurnya, hari-hari Reyni e di panti asuhan rasanya tidak tertahankan selain saat dia ada di perpustakaan atau sedang bersama dengan Miss Perumal. Miss Perumal adalah pembimbing khusus yang dipanggil oleh kepala panti asuhan karena kemampuan Reynie yang berada di atas rata-rata.
Reynie sangat menyayangi Miss Perumal. Waktu yang mereka habiskan bersama sangat berarti baginya. Hingga suatu hari mereka membaca sebuah iklan di koran yang mencari anak-anak yang cerdas. Miss Perumal mendorong Reynie untuk ikut dan mengusahakan izin agar Reynie bisa menghadiri tes yang ditentukan dalam iklan tersebut.
Sejak saat itu, kehidupan Reynie berubah. Ia bahkan tidak akan kembali lagi ke Panti Asuhan. Tes-tes yang dijalaninya aneh dan rumit. Ia sendiri sebenanrnya kebingungan dengan maksud dari semua tes tersebut. Namun berkat kecerdasannya, Reynie berhasil melewati semua tes hingga akhir. Selama tes hingga berakhirnya, Reynie bertemu dengan teman baru. Mereka adalah Sticky, Kate, dan Constance.
Keempat anak ini oleh Mr. Benedict digabungkan menjadi sebuah tim. Mr.Benedict adalah seorang pria yang genius dan yang mengadakan dan merancang tes tersebut. Mr. Benedict kemudian menyampaikan sebuah berita mengejutkan tentang adanya sebuah rencana jahat yang terkait dengan mesin pembisik. Rencana ini tampaknya akan sangat berbahaya bagi dunia, sehingga perlu dicari tahu lebih lanjut dan digagalkan. Mereka dengan dibantu oleh Nomor Dua (ini nama, ya?!), Rhonda, dan Milligan akan berusaha sebisa mungkin untuk mencegah kejahatan yang direncakan oleh “otak” di belakang mesin pembisik.
Baca selengkapnya »

Rebecca of Sunnybrook Farm




Penulis: Kate Douglas Wiggin
Penerjemah: Hani Iskadarwati
Penyunting: Rini Nurul Badariah
Penerbit: Orange Books
Cetakan: Pertama, Februari 2011
Jumlah hal.: 310 halaman
ISBN: 978602843685-4
Diterjemahkan dari “Rebecca of Sunnybrook Farm” copyright @1903 by Houngton, Miffin, & Company

Keadaan memaksa Rebecca meninggalkan Sunnybrook Farm, tempatnya dibesarkan bersama keenam putra-putri keluarga Randall yang lain. ia mengerahkan keberanian untuk tinggal dengan keluarga Sawyer, bukan saja karena yang sebenarnya diminta pergi ke Rivervboro adalah Hannah, sang kakak, tapi juga ketidaksukaan keluarga Sawyer kepada almarhum ayahnya.

Rebecca harus beradaptasi dengan cara didik kedua bibinya yang keras, sekaligus harus membuat seluruh keluarga bangga akan prestasi dan perilakunya sehari-hari. Bagaimana Rebecca mengatasi rindu rumah? Apakah ia dapat bertahan di Riverboro dan menerapkan cara didik kedua bibinya? Dan siapakah Mr. Aladin yang telah “mencuri” hati Rebecca?

Kisah perjuangan seorang gadis cilik dalam terpaan persoalan hidup yang mengundang kontemplasi, rasa haru, dan tawa riang. Mengingatkan kita pada kisah Anne of Green Gables, A Little Princess, atau Pollyanna, meski sebenarnya Rebecca of Sunnybrook Farm terbit lebih dulu dari ketiga novel tersebut.
***
Baca selengkapnya »

Pollyanna Grows Up




Penulis: Eleanor H Porter
Penerjemah: Rini Nurul Badariah
Penerbit: Orange Book
Cetakan: Pertama, September 2010
Jumlah hal.: x + 361 halaman
ISBN: 978-602-8436-95-3

“Oh, Ruth, aku ingin memberimu satu dosis Pollyanna!”
“Aku tidak menginginkannya Della, aku bukan pasienmu yang perlu diberi obat...”
“Pollyanna bukan obat, Sayangku, meskipun beberapa orang bilang dia sejenis penambah tenaga. Banyak orang mempraktikkan permainan sukacita yang dilakukannya.”
“Permainan sukacita? Sungguh tak lazim!”
***
Pollyanna beranjak dewasa, tapi perangainya tak berubah. Ia masih berusaha mempraktikkan permainan sukacita setiap saat. Ia menghadirkan keceriaan di rumah sahabat barunya, Mrs. Ruth Carew, yang dirundung duka akibat kehilangan keponakannya.
Namun, masih dapatkah Pollyanna melihat sisi menggembirakan dalam hidup ketika pamannya yang baik hati, Dr. Chilton, meninggal dunia dan perekonomian merosot? Mampukah ia menopang dna menghibur Bibi Polly, yang kembali menjadi pemuram dan menarik diri dalam kesedihan?
Keberadaan Jimmy Bean, Jamie dan Sadie di sekitar Pollyanna juga menghadirkan beragam warna dalam hidup gadis itu. Lika-liku persahabatan, keluarga dan romantika cinta.
***

Hei, sudah membaca buku Pollyanna?? Baca juga resensi buku pertamanya, Pollyanna di sini. Nah saya langsung melanjutkan membaca buku Pollyanna Grows Up begitu selesai membaca Pollyanna. Ini karena gadis kecil dalam buku ini membawa harapan optimis kita tentang kehidupan dan sukacita. Saya jadi penasaran bagaimana jika Pollyanna tumbuh dewasa? Apakah realita membuatnya berubah?
Baca selengkapnya »

Pollyanna









Penulis: Eleanor H Porter
Penerjemah: Rini Nurul Badariah
Penerbit: Orange Book
Cetakan: Pertama, Mei 2010
Jumlah hal.: x + 300 halaman
ISBN: 978-602-8436-79-3

Tak pernah terpikir oleh Miss Polly Harrington bahwa hidupnya yang selama ini teratur dan penuh ketenangan akan ditingkahi kehadiran seorang gadis cilik. Gadis itu adalah keponakannya sendiri, POLLYANNA, yang dirawatnya karena sudah menjadi yatim piatu.

Pollyanna sosok yang ceria dengan cepat membuat orang-orang di sekitarnya bahagia. Ia menularkan kepada mereka suatu permainan ‘Sukacita’ (the glad game), sehingga siapa saja yang tidak menghabiskan waktu dengan mengeluh atau bermuram durja. Menurut Pollyanna, pasti ada sesuatu yang menyenangkan dalam kondisi apa pun.

Tetapi suatu ketika, Pollyanna mengalami kecelakaan dan terancam lumpuh seumur hidup. Masih bisakah ia bergembira dan bersukacita dengan keadaannya?
***

Buku ini adalah salah karya klasik Amerika dari seorang penulis perempuan Amerika. Buku ini sendiri pertama kali terbit di Amerika pada tahun 1913. Wah, berarti tahun ini karya itu sudah menginjak usianya yang ke 100 tahun. *tepuk tangan meriah* Eleanor H Porter sempat menikmati kejayaan tulisannya. Ia meninggal pada tahun 1920, saat karyanya memasuki cetakan ke 47. 

Novel Pollyanna adalah novel yang ditujukan untuk anak-anak. Judul Pollyanna ini berasal dari nama tokoh utamanya. Pollyanna adalah seorang gadis kecil sebatang kara. Ia kehilangan ibunya sejak kecil dan kemudian ayahnya yang bekerja sebagai pendeta meninggal dunia. Pollyanna akhir diasuh oleh bibinya yang bernaa Bibi Polly. Bibi Polly adalah adik dari ibunya.
Baca selengkapnya »

Rahasia Pastel Istimewa




Penulis: Triani Retno A
Penerbit: ANDI
Cetakan: I, 2012
Jumlah hal.: viii + 152 halaman
ISBN: 978-979-29-3309-3
Siapa yng tak kenal kue pastel buatan Dea dan ibunya? Selain rasanya yang top markotop, pastel Dea pun memiliki bermacam-macam isi. Mulai dari isi wortel-kentang, bihun, tumis jamur, stroberi, hingga tumisan mangga yang berasa manis asam.
Kue pastel itu dijual di berbagai tempat, termasuk SD Mutiara Harapan, tempat Dea bersekolah. Di kantin sekolah, pastel Dea menjadi jajanan favorit.
Tapi tiba-tiba, pastel Dea tidak laku lagi. Anak-anak lebih menyukai pastel yang dijual oleh Mang Aji di depan sekolah. Padahal pastel Dea lebih enak,lho, dibandingkan pastel Mang Aji. Kulit pastel Mang Aji tidak renyah, terlalu gurih, sayurannya masih keras, terlalu berminyak, dan kadang-kadang malah agak hangus.
Yasmin, Naya, Abe dan Nando yang kasihan melihat Dea yang selalu bersedih, mencoba mencari tahu tentang Mang Aji. Mereka merasa aneh, mengapa pastel Mang Aji yang tidak ada apa-apanya dibandingkan pastel Dea bisa laris manis.
Apa hanya karena anak-anak merasa bosan dengan pastel Dea? Atau tanda-tanda bahwa Dea harus segera mengganti kue andalannya itu?
Ayo ikuti kelanjutan ceritanya dalam buku ini.
***
Itu adalah sebuah blurb  yang cukup panjang untuk ukuran sebuah buku anak-anak. Selain itu dari segi tampilan cover masih kurang sesuai dengan isi cerita. Mungkin ada baiknya jika menambahkan unsur persahabatan genk Dea, Yasmin, Naya, Abe, dan Nando.

Dari segi cerita, ini bisa menjadi alternatif bacaan untuk adik-adik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.  Ceritanya ringan, lucu, konyol, tapi juga punya banyak muatan pengetahuan. Penjelasan tokoh-tokoh dewasa seperti Mama Yasmin dan Ayah Abe disetting sebagai suntikan pengetahuan yang singkat namun padat.

Baca selengkapnya »

Bliss




Penulis : Kathryn Littlewood
Penerjemah : Nadia Mirzha
Penerbit : Noura Books
Cetakan : I, November 2012
Jumlah hal.: 310+Viii
ISBN : 978-979-433-690-8

Buku ini adalah seri pertama dari The Bliss Bakery Trilogy. Sudah lama saya tertarik untuk memilkinya mengingat banyak yang berkata bahwa ceritanya menarik. Hingga akhirnya saya menerima buku ini sebagai sebuah hadiah ulang tahun yang diberikan lebih cepat (Thankyou Herdi :*)

Buku ini berkisah tentang keluarga Bliss yang nampak seperti sebuah keluarga yang biasa-biasa saja yang terdiri dari Purdy Bliss (ibu), Albert Bliss (Ayah), beserta keempat anak mereka Thy, Rose, Sage, dan Leigh. Cerita dituturkan oleh penulis dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan menjadikan Rose sebagai tokoh utama.

Rose merupakan anak perempuan tertua dengan seorang kakak laki-laki yang tampan, Thy. Dan dua adik yang lucu dan menggemaskan. Ia merasa menjadi anak yang paling tidak menonjol dan bahkan seperti diabaikan. Padahal Rose yang paling sering membantu di Toko Roti Bliss yang dikelola oleh orang tuanya. Dia pula yang paling sering membantu mengurus adik-adiknya saat orang tuanya sibuk.

Rose sangat menyukai Toko Roti Bliss dan sangat penasaran dengan resep kue yang dimiliki orang tuanya. Hal ini karena Rose ingat bahwa ia pernah melihat ibunya mengaduk halilintar dalam semangkuk adonan. Ia pun yakin bahwa orang tuanya menggunakan sihir dalam kue yang mereka buat. Hingga akhirnya kesempatan itu datang.

Orang tua Rose harus pergi ke kota sebelah untuk membantu menghentikan wabah penyakit dengan menggunakan resep kue mereka. Maka mereka pun menitipkan toko roti pada Rose. Mereka juga menunjukkan sebuah buku resep “Bliss Cookery Booke” yang telah diwariskan turun temurun di keluarga mereka. Rose dipercaya memegang kunci pintu tempat buku resep tersebut disimpan. Akhirnya kecurigaan Rose mulai terbukti. Namun sayangnya orang tuanya melarang mereka menggunakan buku resep. Rose dilarang menunjukkan buku tersebut kepada orang lain.

Tidak lama setelah orang tua mereka pergi, datang seorang wanita yang mencurigakan yang mengaku sebagai bibi mereka. Namanya Lily.
Baca selengkapnya »

Tata Kota Kerajaan Mataram


Naskah : Mustofa W Hasyim
Cerita : Pang Warman
Gambar : Fida Irawanto
Penerbit : REKOMPAK
              Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya
              Java Reconstruction Fund
Cetakan : Pertama, Maret 2011

Buku ini adalah Seri Pendidikan Pusaka untuk Anak Daerah Istimewa Yogyakarta. Saya memperolehnya secara gratis saat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh BPPI (Badan Pelestarian Pusaka Indonesia) dalam rangka HUT BPPI, HUT RI, dan HUT Boscha pada 17 Agustus lalu.

Nah, membaca buku ini kita bisa mendapat gambaran tentang kondis Kotagede. Dengan mengambil penokohan lewat sudut pandang seekot perkutut, kita akan berjalan-jalan menyusuri daerah Kotagede sambil mendapat sedikit cuplikan tentang Kotagede. Selain itu ilustrasinya pun menarik.

Diceritakan bahwa seekor perkutut datang ke Kotagede untuk menemui induk asuhnya sekaligus melihat kembali Kotagede yang sudah lama ia tinggalkan. Daerah pertama yang ia datangi adalah Pasar Legi. Di sana ia melihat hiruk pikuk kegiatan masyarakat di sekitaran Pasar Legi. Ia kemudian di sapa oleh seekor burung Gereja.


Dengan bantuan burung Gereja ia pun mencari kembali rumah tempat ia tinggal dulu sambil berharap bahwa induk asuhnya masih ada di sana. Dalam perjalanan mencari rumah tersebut Burung Gereja berbagi info tentang Kotagede bak seorang Guide. Ia pun menghubungkan informasi dari Burung Gereja dengan dongeng dan cerita yang dulu sering diceritakan oleh induk asuhnya saat ia kecil.

Hingga akhirnya sampailah dia di tempat tujuan berkat bantuan Burung Gereja yang mengerahkan seluruh teman-temannya untuk mencari rumah yang dimaksud dengan ciri-ciri yang diceritakan oleh Burung Perkutut. Ia pun berhasil menemui induk asuhnya.

lewat buku ini saya memang jadi sedikit tahu tentang kerjaan Mataram tapi saat membahas kawasan dengan keterangan  selatan, utara, timur dan barat, saya jadi agak kesulitan sebab navigasi saya cukup buruk. he..he.. (^_^)

Sayangnya jika buku ini dimaksudkan untuk buku anak-anak, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni:
- ilustrasinya memang menarik namun kurang "ceria" untuk anak-anak
-tulisannya terlalu padat sehingga membosankan jika dilihat sekilas
- gaya bahasanya terlalu serius sehingga untuk anak-anak usia SD mungkin akan sedikit kesulitan sebab banyak istilah yang kurang familiar bagi anak-anak.