Books "OTEBA"

Books “OTEBA”
Judul Asli : OTEBA
[ book 3 of SASKIA-KISHI-OTEBA Trilogy ]
Copyright © by Marga T.
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : 1989 ; 235 hlm (OTEBA I) | 1991 ; 260 hlm (OTEBA II)
Rate : 4 of 5

Ini adalah kisah tentang dua anak kembar, bernama Kiki dan Dudu. Keduanya sangat mirip dan sama menekuni profesi sebagai dokter, walau bidang yang mereka tekuni berbeda. Tiada yang mengetahui secara pasti, kapan mereka berdua menjadi satu kesatuan, nyaris bertukar pribadi dalam mengatasi konflik akibat trauma setelah sang ibu meninggal dunia. Dan bagaimana perilaku kedua orang tua mereka, masa-masa pendidikan dan pengasuhan semenjak kanak-kanak, juga menyimpan rahasia pelik yang terpendam dalam benak kedua bocah ini hingga mereka beranjak dewasa.

Read more »

Books "KISHI"

Books “KISHI”
Judul Asli : KISHI
[ book 2 of SASKIA-KISHI-OTEBA Trilogy ]
Copyright © by Marga T.
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : Februari 2004 ; 521 hlm ; ISBN 978-979-403-139-9
Rate : 3.5 of 5

Ramon dan Kishi akhirnya menikah, dan pasangan yang saling jatuh hati sekian lama dan berhasil mengatasi aneka pertengkaran semasa kuliah, akhirnya menjalani bahtera kehidupan rumah tangga yang telah lama diidam-idamkan. Kelahiran putra pertama mereka, menambah kebahagiaan keluarga muda ini. Hingga nyawa buah hati pasangan ini direnggut dari sisi mereka untuk selamanya.

Read more »

Books "SASKIA"

Books “SASKIA”
Judul Asli : SASKIA
[ book 1 of SASKIA-KISHI-OTEBA Trilogy ]
Copyright © by Marga T.
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : Februari 2004 ; 125 hlm ; ISBN 978-979-6861-85-2
Rate : 3 of 5

Saskia, gadis manis yang sedang beranjak dewasa, kini mulai mengenal kata ‘cinta’ hingga jantungnya berdebar-debar kala membayang sosok pujaan hatinya. Sebagai gadis populer di pergaulan sekolah maupun sosial, banyak cowok yang menyukai dirinya. Namun Saskia yang selalu menolak dengan alasan ingin fokus pada pelajaran, tak mampu menolak perhatian khusus yang diberikan oleh pria yang ditemuinya pada sebuah pesta. Pria ini sungguh berbeda dengan teman-teman sepergaulan, ia lebih dewasa dan matang dalam pembawaannya. Ketika pria ini meminta dirinya untuk menjadi ‘kekasihnya’ ... Saskia bagai berada di awang-awang.

Read more »

Books "LARASATI"

Books “LARASATI”
Judul Asli : LARASATI
by Pramoedya Ananta Toer
Copyright © Pramoedya Ananta Toer 2003
Penerbit Lentera Dipantara
Desain buku : M. Bakkar Wibowo & Ong Hari Wahyu ; kulit muka : Ong Hari Wahyu
Cetakan V : Februari 2010 ; 180 hlm ; ISBN 978-979-97312-9-6
Rate : 3.5 of 5
“Kalau mati dengan berani ; kalau hidup dengan berani. Kalau keberanian tidak ada – itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.” – Pramoedya Ananta Toer
Sepanjang sejarah bangsa Indonesia, kisah-kisah tentang penjajahan serta perjuangan untuk memperoleh kebebasan demi harkat dan martabat serta kesetaraan setiap manusia, senantiasa muncul melalui keberhasilan maupun kegagalan para pemimpin hingga orang-orang yang akhirnya menjadi sosok pahlawan nasional. Pelajaran sejarah teus terang bukan hal yang kusukai semasa sekolah. Menurutku, perjalanan serta detail tanggal-tanggal peristiwa penting yang wajib dihafalkan, demi memperoleh nilai tinggi dalam laporan akhir (raport), sangat-sangat membosankan dan tidak memiliki kegunaan yang layak sebagai bekal menjalani kehidupan di masa kini.
Read more »

Books "KAU MEMANGGILKU MALAIKAT"

Judul : Kau Memanggilku Malaikat
Penulis : Arswendo Atmowiloto
Penerbit Gramedia Pustaka Utama © 2008
Desain & ilustrasi sampul : Dito Sugito
Cetakan II : April 2009 ; 272 hlm ; ISBN 978-979-22-4093-1
Rate : 2.5 of 5

Ini adalah kisah tentang sosok 'malaikat' yang bisa dikatakan memiliki tugas mendampingi manusia-manusia yang sedang menjelang ajal. Sebagian menyebutnya sebagai Malaikat Pencabuk Nyawa, namun "ia" menyatakan diri sebagai pendamping untuk menemani makhluk fana dalam persiapan menujua dunia yang berbeda.

Sosok ini tidak memiliki wujud tertentu, namun kehadirannya mampu dirasakan oleh sebagian besar mereka yang sekarat dan meregang nyawa. Bahkan bagi mereka yang memiliki hati dan pandangan tulus, mampu bercakapcakap dan berdiskusi layaknya bertemu dengan kenalan lama, membicarakan apa saja yang dikehendaki sembari menunggu 'saat' yang tepat untuk berangkat...
Read more »

Books "INGINKU"

Judul Asli : INGINKU
Copyright © 2012 by Sienta Sasika Novel
Penerbit Bukune
Editor : Widyawati Oktavia
Proofreader : Rayina
Lay-out : Erina Puspitasari
Desain sampul : Bintang Mahacakrie
Cetakan I : September 2012 ; 254 hlm ; ISBN 602-220-077-6
Rate : (unrated)

Bagaimana jika Anda menemui suatu kisah yang ternyata di luar ekspektasi dan memberikan kejutan di sana-sini ? Inilah yang terjadi pada diriku, dimana sepanjang kisahnya, berjalan menuju ke arah yang sama sekali tak kuduga sebelumnya.

Dibuka dengan adegan sosok wanita yang kembali ke kota kelahirannya setelah bertahun-tahun menghilang, melarikan diri dari masa lalu yang menyakitkan, hingga tiba waktunya untuk ia kembali berhadapan dengan hantu-hantu yang selalu membayangi dirinya ...

Kematian orang-orang yang dikasihinya, memaksa dirinya untuk menghilang tanpa jejak, meninggalkan kerabat, kenalan dan teman yang mengenalnya semenjak kanak-kanak. Tanpa seorang pun tahu, ia telah menjalani kehidupan baru yang justru menambah beban berat dalam kehidupannya.

Read more »

Books "MY CUP OF TEA"

ARISANKLUBBUKU #1
Judul Asli : MY CUP OF TEA
Penulis : Nia Nurdiansyah
Penerbit GagasMedia
Editor : Jia Effendie
Proofreader : Mia
Penata Letak : Wahyu Suwarni
Desain Sampul : Dwi Anissa Anindhika
Ilustrasi Isi : Fajar Ramayel
Cetakan I : 2013 ; 354 hlm ; ISBN 979-780-632-4
Rate : 2,5 of 5

Ini adalah buku pertama hasil Arisan Klub Buku yang disponsori oleh Penerbit GagasMedia. Melihat tampilan luarnya (khusus desain sampul penerbit yang satu ini memang patut diacungi jempol) yang cukup mengundang, maka tebakan pertamaku kisah ini berkaitan dengan topik kuliner yang kebetulan juga salah satu kegemaranku (^_^). Ok tanpa berlama-lama sembari ‘menitikkan-liur’ karena membayangkan isi buku yang mengupas tentang topik ‘makanan’ inilah kisahnya ....

Sherren dan Dwipa Putra atau yang akrab dipanggil Dipi, menjadi sahabat karib semenjak keluarga Dipi pindah sebagai penghuni baru di kawasan tempat tinggal mereka. Kala itu Dipi baru duduk di bangku kelas 3 SD sedangkan Shereen sudah di kelas 6 SD. Namun perbedaan usia tidak menghalangi keduanya bermain bersama. Shereen bahkan acapkali berperan sebagai kakak yang selalu mengkhawatirkan dan berusaha melindungi Dipi dari segala macam gangguan. Hingga keduanya beranjak dewasa dan menempuh jalan hidup masing-masing.



Perubahan mulai muncul kala Shereen duduk di bangku SMA. Pergaulan serta kesibukan yang berbeda sedikit banyak tidak menyisakan waktu luang bagi keduanya untuk sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Berlanjut hingga mereka menempuh kuliah di tempat serta jurusan yang berbeda. Bagi Dipi, ia selalu mengingat Shereen, dan menyediakan waktunya kapan saja gadis itu membutuhkan dirinya. Sedangkan Shereen yang menjalani pergaulan serta masa-masa berpacaran dengan pria-pria yang menarik hatinya, sembari sesekali tetap berhubungan dan rutin melakukan ‘curhat’ terhadap Dipi.

Tanpa disadari, peran sebagai pelindung dan tempat curahan berbalik peran antar Dipi dan Shereen, karena meski selisih usia ia lebih dewasa, secara karakter Shereen justru acapkali kekanak-kanakan, keras kepala dan mudah dipengaruhi, dibandingkan karakter Dipi yang lebih dewasa dalam memutuskan segala sesuatu, termasuk menentukan apa yang dimaui dalam kehidupannya. Puncaknya ketika Shereen terlibat hubungan yang lebih ‘serius’ dengan pria bernama Artega – pria yang bukan saja tampan dan menarik, juga terkenal di kalangan sosialita papan atas, yang imbasnya turut menyeret Shereen dalam lingkup pergaulan yang berbeda.

Problematika asmara antara pria dan wanita, dengan mengusung tema perbedaan usia dimana faktor kedewasaan bukannya diukur dari kematangan berpikir serta perkembangan jiwa serta mental masing-masing, bukan saja cukup menarik dan mengundang tanda tanya, sejauh mana permasalahan tersebut akan disajikan dan bagaimana penyelesaiannya ? Jujur, kisah ini tidak berjalan sesuai ekspektasiku. Bukan saja perkembangan karakter masing-masing yang sangat tipikal dan mudah ditebak sebelum akhir kisah ini berjalan, bahkan ‘label’ yang muncul dalam benak akibat judul serta desain sampul yang menjanjikan topik seputar dunia kuliner, ternyata hanya muncul sebagai ‘tempelan’ tanpa penjelasan lebih dalam.

Kebiasaan penulis ‘memboyong’ latar belakang ke luar negeri (terutama Korea yang memang menjadi trendsetter tersendiri) sekali lagi tidak menimbulkan kesan tambahan yang bisa menjadi daya tarik tersendiri. Jika tujuannya mengangkat nama kuliner tradisional mengapa harus jauh-jauh ke luar negeri daripada berusaha keras di negara sendiri ? Kesan yang muncul justru Dipi berusaha mencari nama di luar negeri untuk bisa menembus pangsa pasar dalam negeri ...mmm, bisa jadi ini sesuai kenyataan pahit bahwa bangsa Indonesia tidak memiliki kebanggan akan budaya bangsa, lebih tertarik pada trend-setter yang muncul dari luar negeri.
“Berbeda dengan Dipi yang selalu mudah ditebak, Art selalu menampakkan raut dan ekspresi yang terkadang tidak mudah untuk diterjemahkan. Sebenarnya hal itulah yang membuat Shereen jatuh hati kepadanya, kemisteriusan yang membuat Art tidak pernah terkesan ‘mudah’....jika Dipi orang yang spontan secara emosional, sementara Art selalu menata emosinya dengan baik.” [ p. 27 ]
[ source ]
Dan dari kutipan di atas, salah satu contoh polemik yang muncul dalam benakku, jika dihadapkan pada pilihan antara 2 pria yang akan diajak menata kehidupan serius bagi masa depan, bukankah pertimbangan yang sesuai nalar adalah pria yang bisa diajak berkomunikasi dan dipahami jalan pikirannya dibandingkan pria yang setelah sekian lama berhubungan masih terbilang ‘having-unpredictable-mind’ ? Dan komentar tentang sosok Dipi yang spontan secara emosional atau mungkin bisa dikatakan impulsif, menurutku justru sosok Shereen ini yang lebih tepat digambarkan sebagai sosok ‘ababil’ mudah terpengaruhi dan tidak memiliki ketetapan hati. So, only between 2,5 - 3 star I could gave for this story (-_-)

Tentang Penulis :
Profil mengenai penulis dapat dilihat di : www.brama-sole.com. Pembaca juga dapat berinteraksi dengan penulis melalui twitter di @nia-nurdiansyah. Novel ‘My Cup of Tea’ adalah novel keduanya setelah novel ‘291/2 Hari’ (2011).

Best Regards,

* Hobby Buku * 

Books "ALL YOU CAN EAT"

KADOUNTUKBLOGGER #7
Judul Asli : ALL YOU CAN EAT
Penulis : Christian Simamora
Penerbit GagasMedia
Editor : Alit Trisna Palupi
Proofreader : Mita M. Supardi
Penata Letak : Gita Ramayudha
Desain Sampul : Jeffri Fernando
Ilustrasi Isi & Paper Doll : Levina Lesmana
Cetakan I : 2013 ; 460 hlm ; ISBN 979-780-643-x
Rate : 4 of 5

Nah, ini salah satu buku rekomendasi dari kang Ijul yang dengan ‘ruda-paksa’ ku-mintai bantuan saat harus memilih 10 buku pilihan dari penerbit GagasMedia yang notabene daftarnya membuatku ‘melotot’ saat menyadari pilihannya mayoritas novel romance karya asli .... (not my favorite subject of reading). So, ketika kutanya apa ‘keistimewaan’ novel ini ? Jawabannya : buku ini penuh dengan ‘ungkapan indah’ berupa kalimat maki-makian yang bikin heboh ... tanpa berpikir panjang, masuklah buku ini dalam daftar permintaanku, at least jika harus bertahan dengan kisah romansa yang mendayu-dayu bikin terharu hingga membiru (akibat tahan nafas saking bosannya) maka harus ada minimal 1 bacaan yang bisa membuat mataku terbuka dan syukur-syukur bikin tertawa (^_^)


Mulai dari halaman pertama, sudah ada daya tarik tersendiri, karena ada bonus lembaran Paper Doll yang sengaja di-desain khusus bagi kisah ini ...waduh langsung deh terkenang masa kecil, karena bukan termasuk keluarga kaya, maka alih-alih bermain boneka ala barbie, maka mainanku berupa setumpuk ‘Paper-Doll’ yang bisa diganti-ganti pakaian serta atributnya dengan tema bervariasi. Belinya di tukang pikul mainan yang jalan keliling (biasanya suka mondok di depan sekolah, kecuali pas ada razia pedagang kali-lima). Makanya persembahan ini bikin hati sedikit terenyuh sekaligus happy at the same-time. Lain kali boleh dikasih beberapa lembar desain bajunya ya kaka Christian (^_^) supaya Sarah dan Jandro punya banyak pilihan untuk bepergian ...

Kemudian lanjut pada halaman berikutnya, jujur ini salah satu buku yang semua halamannya kubaca sampai tuntas (termasuk halaman persembahan dan ucapan terima kasih), dari sini meski baru pertama kali membaca karya sang penulis, dapat kuraba bahwa sosoknya sangat ‘unique’ dan ‘bebas’ dalam berekspresi, karena setiap untaian kalimat (meski sangat konyol dan ampun-deh-bahasanya) menunjukkan perhatian dan detil pada masing-masing pihak. Bukan hanya pada sosok manusia yang dikenal secara nyata, bahkan karakter dalam kisah ini bisa ‘hidup’ karena ‘perhatian’ yang ada di setiap sudut kisahnya, penggambaran ekspresi, latar belakang hingga adegan serta dialog yang acapkali tidak-jelas ujung-pangkalnya, semuanya dirangkai dalam satu kesatuan yang meninggalkan kesan ‘tak terlupakan’ selesai membaca kisah ini (termasuk segala jenis makian dan umpatan yang muncul di sana-sini).

Satu hal yang  sangat menyentak, sinopsis atau lebih tepatnya pengantar yang terletak di sampul belakang, penulis memberikan ‘petunjuk’ yang benar-benar jujur akan isi kisah ini, tanpa melebih-lebihkan ala teknik marketing penjual kecap no. 1 ... dan reaksiku setelah membaca kisahnya ini, anehnya tepat sesuai dengan apa yang tertulis, ucapan agar Menikmati dan Selamat Jatuh Cinta, that’s what I feel after finished. Mengutip tulisan beliau : “Dear pembaca, berbeda dengan penulis lain di luar sana, aku akan berterus terang mengenai akhir kisah novel ini : Bahagia. ‘All You Can Eat’ memang bukan cerita yang orisinal. Jadi jangan terkejut saat mendapati ceritanya mengingatkanmu pada curhatan seorang teman atau malah pengalaman hidupmu sendiri. Ini tentang seseorang yang istimewa di hati. Yang tidak bisa kamu lupakan, juga tak bisa kamu miliki. Jadi, apa keputusanmu / Kalau setelah penjelasan tadi kamu masih ingin membaca novel ini, tak ada yang lagi bisa aku katakan kecuali : selamat menikmati. Dan selamat jatuh cinta.”

Karena itu, kali ini diriku tidak akan ‘membocorkan’ apa isi kisah ini, secara keseluruhan bisa dikatakan tipikal romansa antara dua insan, pria dan wanita, yang mengalami konflik pribadi serta problematika seputar perbedaan usia, latar belakang hingga jalinan persahabatan serta hubungan kekeluargaan yang dikhawatirkan ‘rusak’ jika menerobos ‘lampu-merah’ hubungan yang lebih dalam. Setiap karakter memiliki keunikan tersendiri yang justru karena ketidak-sempurnaan dan kelemahan masing-masing, maka jalinan yang absurb, unik dan mampu membuat kita tersenyum, meringis, meneteskan air mata, ikut serta memaki-maki hingga tertawa terbahak-bahak, bahkan turut ‘mabuk’ (bukan minuman keras) akan gejolak serta gairah kehidupan yang sangat nyata, dan bisa saja pernah / akan kau alami sendiri. The best of all, meski kisah ini bisa dikatakan ‘so tipical’ namun penulis memberikan ‘nafas’ tersendiri yang membuatnya unik dan berbeda. It’s about finding and express your-self among what’s call typical. Being different is great and that’s how God’s create human, one by one, not by stereotype-machine (^_^) ... Love it !!!

WARNING : This book even as good as I recommended to all readers, I suggest it only for Adult Reader because it content. No children allowed to read it, and for teenagers, it might consider PG (parental guidance) or at least supervise.

Tentang Penulis :
[ source ]
Christian Simamora. Pengagum Meg Cabot, Julie James, Johanna Lindsey, and Candace Bushnell. Suka makanan manis. Gampang bosan. Maniak game gratisan dan apa pu yang berkilauan. Kalu lagi nyalain iPod, menyerahlah, dia nggak bisa mendengar sepatah kata pun yang keluar dari mulutmu. Paling ngak suka tersesat karena bawaannya panik dan pengen marah-marah. Rajin nge-tweet dengan hashtag #unyu.

Novel-novel Christian Simamora yang telah terbit semenjak tahun 2005 hingga 2013 : ‘Jangan Bilang Siapa-Siapa’ ; ‘Boylicious’ ; ‘Kissing Me Softly’ ; ‘Macarin Anjing’ ; ‘Coklat Stroberi’ ; ‘Shit Happens’ ; ‘Pillow Talk’ ; ‘Good Fight’ dan ‘With You’. ‘All You Can Eat’ adalah novelnya yang ke-10.

Mau kontak langsung sang penulis, silahkan berkunjung di Fanpage : www.facebook.com/ChristianSimamoraAuthor| via e-mail di : ino_innocent@yahoo.com| mention via twitter di : @09061983 

Best Regards,
* Hobby Buku * 

Books "RONGGENG DUKUH PARUK"

Judul Asli : RONGGENG DUKUH PARUK
Copyright © by Ahmad Tohari
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cover by Mendiola Design | photos by Eriek Juragan
Cetakan VII : November 2011 ; 408 hlm
Rate : 3,5 of 5

Dukuh Paruk yang terdiri dari 23 rumah merupakan kawasan pemukiman yang kecil dan tersendiri, jauh dari kawasan pemukiman lainnya. Para penghuninya merupakan keturunan dari Ki Secamenggala – moyang yang pernah menanamkan ‘namanya’ dalam sejarah sebagai pelarian bromocorah yang sengaja mencari tempat terpencil untuk menyepi dan menghabiskan sisa hidupnya. Sisa keturunan yang masih ada, bertahan hidup dengan tetap memegang adat istiadat serta aturan peninggalan leluhur mereka, termasuk tetap menyembah pemakaman Ki Secamenggala dan mempercayai ramalan bahwa suatu saat, Dukuh Paruk akan kembali meraih kejayaan seperti masa lalu melalui titisan roh indang pada calon ronggeng.
“Di pedukuhan itu ada kepercayaan kuat, seorang ronggeng sejati bukan hasil pengajaran. Bagaimanapun diajari, seorang perawan tak bisa menjadi ronggeng kecuali roh indang telah merasuk tubuhnya. Indang adalah semacam wangsit yang dimuliakan di dunia peronggengan.” [ p. 13 ]

Read more »

Books "DRAMATURGI DOVIMA"

Judul Asli : DRAMATURGI DOVIMA [ Metropop ]
Penulis : Faris Rachman-Hussain
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Editor : Irna Permanasari
Ilustrasi & Desain sampul : Staven Andersen
Cetakan I : Juni 2013 ; 232 hlm
Rate : 3,5 of 5

Ini adalah sebuah kisah menarik  tentang perjuangan calon reporter yang memiliki segala kelebihan, dari kecerdasan dan keuletan, hingga nama tenar keluarga, yang justru mempersulit jenjang karirnya karena selalu dikaitkan dengan unsur ‘pamor keluarga’. Perjuangan seorang wanita muda yang memilih merintis segala sesuatu dari nol alih-alih mengikuti kemudahan akibat popularitas di dunia jurnalistik yang mampu bersikap kejam terhadap kaum minoritas ini, mengulik rasa penasaran semenjak awal kisah hingga akhir. Dengan memamdukan unsur intrik serta konflik yang melibatkan skandal politik negara hingga rahasia perselingkuhan yang mengguncang, serta cinta segitiga yang melibatkan para pelaku utama, benar-benar merupakan tampilan kisah ‘dramatikal’ yang tak pelak akan menarik minat para pembaca.



~ Dovima art-image ~ [ source ]
Dovima Aisyah Said, calon reporter majalah mingguan Kala, lahir di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1988, namun menghabiskan sebagian besar waktu dan pendidikannya di New York. Meski lulus penerimaan awal di Columbia School of Journalism, ia akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia dan  masuk di Universitas Padjajaran, Fakultas Komunikasi Jurusan Jurnalistik. Ia terkenal karena sang ibu, Seruni Diah Said merupakan mantan reporter yang ambisius di majalah Kala sebelum menjadi kolumnis The New York Times dan koresponden Times Asia. Ayahnya, Gandhi Wirasetja merupakan pejabat penting di BUMN di bidang perminyakan, sekaligus keturunan Moehammad Hardjanto Wirasetja – mantan menteri era Orde Lama. Namun justru karena segala kelebihan tersebut, Dovima memilih menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda dengan keluarganya, karena tantangan serta petualangan merupakan satu hal yang tak dapat lepas dari diri Dovima.

Dimulai dari sebuah tugas yang membawa pertemuan Dovima dengan Kafka Hussainduaja – penerus keluarga Hussaindduaja yang memiliki kerajaan bisnis serta pengaruh kekuasaan besar terutama di Indonesia, berbuntut pada ‘perburuan’ Kafka – pria tampan nan menarik sekaligus kaya raya, terhadap wanita yang tampaknya kebal pada pesona serat daya tariknya. Kisah semakin rumit karena atasan Dovima yang juga kenalan Kafka, Imadji Djasin – sang sekretaris readksi majalah Kala, juga menaruh perhatian khusus terhadap diri Dovima. Sementara wanita yang menjadi pusat perhatian, harus berjuang menjaga keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari, antara pekerjaan yang ia cintai dengan keluarga yang justru menjadi beban kehidupannya. Saat Dovima menerima tugas besar yang membawanya pada pembongkaran kasus korupsi para pejabat penting, tanpa sadar ia juga terseret pada pengungkapan skandal keluarga yang telah tersimpan sekian lamanya.

Membaca kisah sepanjang 200 halaman ini sangat menyenangkan dan berlangsung sangat cepat. Dikisahkan dari sudut pandang tokoh utama, Dovima Said, yang juga merupakan suatu karakter yang tak kalah menariknya, penulis menyajikan sekelumit gambaran kehidupan metropolitan dalam dua warna yang berbeda. Meski baru mencoba beberapa bacaan jenis metropop, buku ini mendapat rekomendasi penuh dariku sebagai bacaan ringan namun tetap memiliki bobot tertentu yang menarik. Hanya satu hal yang tak bisa lepas dari benakku, entah mengapa konflik karakter utama Dovima dengan keluarganya, sangat mirip dengan sosok Meredith Grey dalam serial ‘Grey's Anatomy’ – mulai dari konflik pribadinya dengan sang ibu Ellen Grey yang sangat superior, ahli bedah ternama, hingga kepergian sang suami karena tak tahan dengan ke-egoisan sang istri, terbongkarnya kisah affair antar Ellen Grey dengan pimpinan RS dimana Meredith Grey bekerja, plus kondisi Ellen Grey yang mengalami Alzhaimer ...well, it’s to many similarities between these stories \(^_^)/ ... Aside from that, I can say that this book is a well-written story. 

[ Note : I love this cover design, simplicity yet get to the point of its story, but then I always love Staven Andersen’ works, very unique, unusual and beautiful at the same time ]

Best Regards,

* Hobby Buku *