Michael Crichton

Untuk selingan saya bakal mendongeng indah tentang pengarang2 buku. Dimulai dari pengarang favorit tentu saja, pastinya! \^0^/ 

Yang pertama....Michael Crichton. Siapa yang sudah kenal?

“Books aren’t written – they’re rewritten. Including your own. ” – Michael Crichton
Kembali ke masa dimana stasiun TV swasta mulai bermunculan, saya ingat pernah menyaksikan sebuah film yang benar-benar membuat saya bengong. Kisah sekelompok ilmuwan yang harus berhadapan dengan alien berbentuk mikroorganisme membuat darah manusia beku. Judul film itu The Andromeda Strain. Diadaptasi dari buku berjudul sama, penulis Michael Crichton (MC). Itulah perkenalan pertama saya dengan film dan genre thriller fiksi sains.

Kemudian tiba jaman booming kisah Jurassic Park yang disutradarai oleh Stephen Spielberg. Perlahan, saya sadar betapa telah banyak menikmati karya MC. Contoh : Jurassic Park, The Lost World, Rising Sun, Twister, The 13th Warrior, Timeline, dsb. Ternyata dia juga membidani serial TV Emergency Room (ER) yang kemudian meroketkan nama seorang George Clooney.

Buku MC yang pertama saya baca adalah Congo, suspensenya tidak jauh berbeda dengan ketika menonton film. Bahkan bisa dibilang lebih bagus. Berturut-turut saya melengkapi karya-karya MC lain dalam koleksi yang rapi.  Novel-novelnya antara lain (beberapa sudah dijadikan film) : The Venom Business, Drug of Choice, Dealing, Grave Descend, Binary, The Andromeda Strain, The Terminal Man, The Great Train Robbery, Eaters of the Dead, Congo, Sphere, Jurassic Park, Rising Sun, Disclosure, The Lost World, Airframe, Timeline, Prey, State of Fear, Next, Pirate Latitudes. Tulisan non fiksi : Five Patients, Jasper Johns, Electronic Life, dan Travels.


Yang istimewa dari karya MC, dia selalu mengangkat isu yang kontraversial, up-to-date,  dan mampu melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda ; seperti hubungan bisnis Amerika Jepang di Rising Sun, malpraktek di A Case of Need,  pelecehan seksual pegawai wanita pada pegawai pria di Disclosure, manipulasi isu pemanasan global di State of Fear, rekayasa genetika dalam Next, dsb.

Bila pengarang-pengarang lain cenderung terjebak dalam kasus satu bidang saja, sehingga sering membuat saya bosan, MC mengajak pembacanya ke berbagai variasi kasus terkini, dari sosial, politik, hukum, kedokteran, sejarah, teknologi, dengan selipan bibliografi di tiap buku yang menunjukkan sebuah riset yang tidak main-main. Tidak jarang ceritanya juga membuka mata saya. Rasanya seperti mengikuti kuliah di kelas dalam bungkus dongeng.

Saya percaya karya seseorang bisa mencerminkan kepribadian pengarang. Dan menelaah buku-buku MC mudah ditebak, bagaimana tinggi minat MC akan banyak bidang. Membuat  penasaran, siapa sebetulnya orang ini.  Ketika melihat sekilas backgroundnya, tidak heran kenapa lataran belakang sains di novelnya begitu kental. Oke, saya ringkaskan saja...

John Michael Crichton, lahir tahun 1942, adalah anak seorang jurnalis di Amerika. Ia mewarisi minat menulis, jiwa petualangan ayahnya, serta diberkati kejeniusan. Di usia 14 tahun tulisannya mengenai traveling sudah diterbitkan oleh New York Times dan ia mampu membuat sebuah tulisan dalam 10.000 kata perhari.

Setelah lulus dari jurusan biologi antropologi dari Harvard College dengan predikat summa cum laude,  MC melanjutkan studi di Harvard Medical School, mendapat gelar MD sembari memulai debut novel.  Tidak puas,  ia kembali  melanjutkan studi sampai ke program doktoral dan terus aktif menulis.  Ketika sudah menjadi terkenal dengan novel atas namanya sendiri , MC mulai merambah ke wilayah sinematografi sebagai sutradara serta penulis, sekaligus terus menerus aktif memberi ceramah dan kuliah di universitas-universitas.


“Sometimes women scare the hell out of me.”- Disclosure

Meskipun sudah terkenal, dengan gelar dan talenta serba bisa, MC masih tetap seseorang imajinatif yang percaya pada banyak hal-hal yang jauh diluar nalar dan tetap malu-malu dengan tinggi badannya yang mencapai 2 meter lebih.

Kejeniusan, keliaran imajinasi, dan tampilanfisik ini, diakui sering membuat ia merasa kesepian hidup di dunianya sendiri. Bahkan ketika memulai debut novel, MC memilih memakai nama samaran John Lange (Lange=panjang )  dan Jeffery Hudson (tokoh orang kerdil).  Padahal ia sempat masuk dalam Fifty Most Beautiful People versi majalah People Magazine (1992).  MC agaknya menempuh jalan meditatif serta kecanduan kerja  untuk menghindari  kecenderungan depresi dan rasa terasing dalam pergaulan.  Akhirnya perkawinannya banyak berakhir dengan perceraian,  empat kali berturut-turut.

Untuk kehidupan pribadi,  MC  memang cenderung memilih  jauh dari sorotan media, bahkan publik tidak tahu mengenai kondisi kesehatan sang pengarang, yang terus menurun.  Ia  didiagnosa  menderita kanker dan menjalani kemoterapi selama beberapa tahun, sampai  kemudian komplikasi merenggut nyawa bapak dinosaurus Jurrassic  Park ini di tahun 2008, meninggalkan istri ke limanya,  dua orang anak, dan dua novel yang belum sempat diterbitkan.  Walaupun demikian nama MC tetap dikenang berkat karya-karyanya, prestasi dengan berderet penghargaan,  serta sebuah fosil dinosaurus  temuan tahun 2003 yang di beri nama latin Crichtonsaurus Bohlini.

*tulisan ini pernah dibahas di blog lama saya... a long time ago in the galaxy far far away